Hari Ini Sama Saja

Dipagi ku terbangun seperti biasa sebagai seorang muslim yang mencoba taat aku mulai shalat subuh,setelah beres shalat subuh dan berdoa meminta ampun atas segala dosa-dosa dan meminta supaya di lancarkan rejeki, tampak olehku sebongkah sosok yang besar sedang terlungkup di kasur tidur ku, "oh iya temanku yang nginep semalam" gumamku, dalam hati aku berniat untuk pergi ke WC untuk sekedar BAB ataupun mandi pagi, ataupun mungkin ada kegiatan yang diluar dari rencana, entahlah.. yang pasti aku hanya bisa menjalani hari ini seiring hembusan angin di padang pasir.

Setelah Kegiatan di kamar mandi selesai aku kembali lagi ke kamar kost, sekarang tampak temanku sudah sedikit membuka mata, tanpa mau menggangu dia aku segera bersiap untuk berangkat ke kampus, karna kebetulan jadwal kuliah untuk semester ini sedikit seperti anak2 Sekolah Dasar yaitu masuk jam 8 pagi,sebelum berangkat aku hanya berpesan kepada temanku kalo keluar untuk mengunci kamar kost, dan menyuruhnya untuk menyimpan kunci di atas pintu, ya seenggaknya cukup meminimalisir adanya mata - mata dari rusia yang masuk ke kamar kosant ku, Di perjalanan Tampak terlihat langit begitu biru tanpa nod sedikitpun,oh rupanya sang angin sudah membersihkannya dari semalam daripada awan2 yang membandel yang biasa menggantung di langit musim hujan..

Suara Oer - oer (entah apa namanya dalam bahasa indonesia,pokonya sejenis sama cengeret/tonngeret ato dalam bahasa ilmiahnya Cicada) merasuki telingaku, mereka seolah sahut - sahutan, mungkin jikalau mereka bisa ngomong dan kita bisa mengerti mereka bilang "alangkah indahnya hari ini, cocok banget untuk cari pasangan' Makanya mereka melantunkan nyanyiannya tiada lain hanya untuk menarik lawan jenis yang mereka inginkan,meskipun dalam kajian ilmiahnya saya ga tau fungsi sebenarnya dari suara tersebut untuk apa,

Diperjalanan menuju kampus saya berfikir alagkah membingungkannya dunia ini, bahkan saya belum tau kalau lulus kuliah nanti saya pengen jadi apa, yang pasti saya tidak mau hanya jadi sarjana penggangguran, sempat ada seorang dosen bertanya kepada saya "Motivasi kamu kuliah untuk apa" saya saat itu berfikir sangat keras karna saya tidak tau tujuan saya apa untuk setelah ini,Akhirnya saya menjawab saya mau jadi Ahli Multimedia, memang sih dulu saya tertarik banget sama dunia Gadget ato dunia IT,sampai sekarang malah , tapi jikalau tau ternyata Jurusan Tekhnik informatika itu Semua Pelajarannya Matematika saja saya ga mau, bagaimana tidak saya sudah terbiasa membenci matematika semenjak SMP, bahkan sempat saya berkonsultasi kepada Dosen gimana saya bisa mencintai matematika, Dosen pun menjawab, kenalan lah dulu sama matematika terus biasakan bergaul sama dia, jadi TTM (Teman Tapi Mesra) aja kamu bisa untung, meskipun untuk mendapatkan hatinya si Matematika ini susah, Aku pun menjawab pernyataan dosen itu "Jikalau Matematika Ibu Ibaratkan sebagai sosok Tulang Rusuk Adam (wanita) masa saya akan menganalogikan dia (Matematika) Sebagai wanita pula, Bagaimana bisa saya berusaha menjadikan matematika itu sebagai pasangan saya sedangkan Dia bukanlah Tipe Cewek idaman saya,dipaksakan pun saya ga akan bahagia, Dosenpun balik menjawab pertanyaan saya "Intinya Cukup paksakan saja,Nanti juga terbiasa".

Meskipun saya mahasiswa Tekhnik Jiwa saya justru sangat condong ke arah Sesuatu yang berhubungan dengan seni, Terutama seni musik serta Sedikit menyukai seni gambar/Lukis walaupun terakhir saya melukis kelas 5 SD sewaktu porseni dulu, ya tapi bagaimana lagi sebagai orang yang berasal dari kampung semuanya serba di pandang kritis, katanya kuliah di bidang seni itu masa depannya suram, Mau jadi apa masuk fakultas seni mentok mentok juga jadi seniman jalanan dan paling banter jadi guru, itulah pandangan orang2 di kampung saya, otomatis membuat saya down, karna saya ga mau masa depan saya ga jelas, makanya saya memutuskanuntuk menjadi Mahasiswa tekhnik, katanya sih masa depannya lebih cerah di jaman yg serba tekhnologi ini, Semoga saja.

Sesampainya di kampus tampah wajah seorang Security tersenyum ramah, sebenarnya sih meskipun masuk sore atau siang, tetap aja saya datang ke kampus pagi, untuk sekedar menghilangkan rasa sunyi dan mendapatkan akses WiFi Gratis di kampus, maklum anak kosant yang kere, untuk membeli kuota modem saja tidak mampu kalo tidak memaksakan, soal kesepian mungkin tahun depan rasa sepi itu akan sedikit berkurang karena Pacar saya yang dari kampung akan kuliah di Kota ini,Mungkin saja.
Yang membuat saya kesepian adalah dimana saya selalu rindu keluarga, terutama orangtua saya,yah mereka lah yang selama ini membiayai kuliah saya,kesana kemari mencari uang dan berharap banyak sama saya agar jadi anak yang sukses,  saya berjanji akan menjadi orang yang sukses demi Kedua Orangtua saya,saya sangat ingin membalas budi pada mereka,selain orang tua saya pun punya adik wanita yang cantik yang handphonya selalu saya ambil untuk mengganti handphon saya yang selalu rusak,meski begitu dia masih kelas 6 SD.
Setelah sampai di kampus, saya mencari tempat duduk yang nyaman dan mulai menuangkan perasaan hati saya di pagi ini pada sebuah karya tulis..
Semoga hari ini lebih baik daripada hari berikutnya
Aminnnn.......


Komentar

Postingan populer dari blog ini

R.I.P Vocalist Suicide Silence Mitch Lucker

Download VST 8 Bit Pack

Band Screamo Indonesia